Manajemen Sumberdaya Manusia

Pengertian Manajemen Sumberdaya Manusia

 

Mary Parker Follett menyebutkan bahawa manajemen sebagai seni untuk menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.

Manajemen mencangkup fungfi-fungsi

  • perencanaan (penetapan apa yang akan dilakukan),
  • pengorganisasian (perencanaan dan penugasaan kelompok kerja),
  • penyusunan personalia (penarikan, seleksi, pengembangan, pemberian konpensasi dan penilaiaan prestrasi kerja),
  • pengarahan (motivasi kepemimpinan, integrasi dan pengelolaan konflik) dan pengawasan.

Menurut Flippo, manajemen  personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan  pelepasan sumberdaya manusia agar tercapai berbagai tujuan  individu, organisasi dan masyarakat.

Sedangkan French, mendefinisikan manajemen personalia sebagai penarikan, seleksi, pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan sumberdaya manusia oleh organisasi.

Berdasarkan dua definisi tersebut kita dapat mendefinisikan bahwa manajemen sumberdaya manusia adalah penarikan, seleksi pengembangan, pemeliharaan, dan penggunaan sumberday manusia untuk mencapai baik tujuan-tujuan individu maupun organisasi.

 

Fungsi pokok personalia :

  1. untuk menjalin kerjasama dalam pengembangan dan administrasi berbagai berbagai kebijakan yang mempengaruhi orang-orang yang membentuk organisasi, dan
  2. untuk membantu para manajer mengelola sumberdaya manusia.

 

Kegiatan-kegitan personalia adalah tindakan-tindakan yang diambil untuk memberikan kepada organisasi satuan kerja efektiip.

 

Pendekatan Dalam Manajemen Personalia

  1. Pendekatan Sumberdaya Manusia

Pengelolaan dan pendaya gunaan sumberdaya manusia.

  1. Pendekatan Manajerial

Tanggungjawab setiap Manajer

  1. Pendekatan Sistem

suatu subsistem dari sistem yang lebih besar yaitu organisasi

  1. Pendekatan Proaktif

Meningkatkan kontribusinya kepada para karyawan, manajer dan organisasi melalui antisipasinya terhadap masalah-masalah yang akan timbul.

 

Organisasi Manajemen Personalia

Pengorganisasian fungsi personalia merupakan proses peenyusunan struktur organisasi departemen personalia.

 

Tantangan-tantangan Lingkungan Eksternal

 

  1. Tantangan Teknologi
  2. Tantangan Ekonomi
  3. Keadaan Politik Dan Pemerintah
  4. Tantangan Demografis
  5. Kondisi Geografis
  6. Kondisi Sosial Budaya
  7. Pasar Tenaga Kerja
  8. Kegiatan Para Pesaing

 

Langkah-langkah manajemen personalia untuk menghadapi tantangan linkungan :

  1. Monitor Lingkungan
  2. Mengevaluasi dampak perubahan
  3. Mengambil tindakan-tindakan proaktif
  4. Mendapatkan dan menganalisa umpan balik

 

Tantangan-tantangan Organisasional

 

  1. Karakter Organisasi
  2. Serikat Karyawan
  3. Sistem Informasi
  4. Perbedaan individual Karyawan
  5. Sistem nilai manajer dan karyawan

 

Produktivitas

  • Peningkatan prestasi kerja
  • Penurunan absesni karyawan
  • Penurunan perputaran tenaga kerja

 

Kualitas Kehidupan Kerja

  • Peningkatan keterlibatan kerja
  • Peningktan kepuasan kerja
  • Penurunan Stress
  • Penurunan junlah kecelakaan kerjadan jumlah karyawan sakit

Posted on September 20, 2011, in Akuntansi, Catatan Kuliah, Education, ekonomi, Pendidikan and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: