The Triple Eleven

bukan angin yang membawa kapuk terbang

atau sari bunga menempel di kaki serangga

bukan tak disengaja waktu ini berlabuh

atau bumi mengayuh alam tanpa mengeluh

 

siapa tahu siapa sangka

siapa duga siapa kira

 

alur cerita bisa dicipta namun rasa tak pernah dusta

kejujuran yang kurangkul kini memeluk keindahan

hidup ini bukanlah cerita belaka

namun cerita nyata tak terbaca

 

seindahnya penulis memaparkan cerita

tak kalah indah dari cerita kita

sedalamnya penyair berpuisi

tak kalah romantis rasa ini bersemi

 

Bandung, 11-11-11

Posted on November 14, 2011, in Literary, Puisi, RAY VICTORY, Sajak and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: