Melepas Rindu

Sebaris Tanya menumpuk di kepala

Menembus tempat nan jauh di sana

Seseorang yang tak pernah tahu

Aku di sini sedang memikirkannya

 

Pada siapa rasa ini berlabuh

Kalau bukan sepucuk mawar yang ingin ku hadiahkan

Pada siapa ku harus melepas rindu

Angin malam menyapa apa kabar purnama di tempat sana

 

Nan jauh menatap langit

Keindahan bintang melukis sukmamu

Tersenyum pada bumi

Tempat dasar kalbu merindu

 

Malam memisahkan jarak

Waktu menjadi pembatas

Ruang jadi penghalang

Tempat yang berbeda mengukir masa

 

Di ruang ini ku merindu

Menyayat hati yang paling dalam

Saat ku ingat dirimu

Berada di hadapanku

 

Dari kota yang berbeda

Aku merindu lewat lagu

Dan puisi-puisi yang kau ukir

Dalam detik hanya yang terpikir

 

Sampai ku terdiam

Menulis puisi tanpa henti

Mengobati segala rasa

Rindu yang menggebu-gebu

 

Puluhan lagu pun sudah tak sanggup

Menghibur kesendirian ini

Malam lewat selalu terlambat

Detak jarum jam tak pernah dipercepat

 

Jarak memang jauh untuk ku jangkau

Namun hati selalu merasa dekat

Tangan tak sanggup meraba

Akan rasa mencoba mengusik jiwa

 

Surabaya, 18 Desember 2011

Posted on April 11, 2012, in Literary, RAY VICTORY and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: